Cegah Resiko Preeklamsia Selama Kehamilan Dengan Makanan Ibu Hamil Yang Banyak Vitamin D

makanan ibu hamilMencegah akan lebih baik dari pada mengobati”. Semboyan ini sebaiknya menjadi kata-kata yang penuh makna yang perlu di terapkan dalam masa kehamilan Bunda. Supaya dapat lebuh berhati-hati dalam menjaga kehamilan sampai nanti masa melahirkan.

Mendapatkan nutrisi yang tepat dan makan yang baik untuk ibu hamil atau menyusui sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi Bunda. Jika Bunda tidak mendapatkan cukup akan asupan vitamin D, maka efek yang di timbulkan adalah tulang-tulang bayi dapat menjadi lembut dan lebih rentan terhadap kerusakan dan rakhitis. Sangat berbahaya kan?

Sedangkan untuk ibu menyusui yang memberikan bayi dengan banyak nutrisi yang baik dan sehat adalah wajib, termasuk vitamin dan mineral. Bagaimana Bunda tahu jika Bunda mendapatkan apapun vitamin D dari makanan ibu hamil yang Bunda konsumsi? Apakah Bunda memerlukan suplemen atau obat untuk mendapatkannya? Pertanyaan-pertanyaan ini harus dijawab dan sangatlah penting untuk Bunda pahami.

Apabila makanan ibu hamil tidak mendapatkan cukup vitamin D untuk dirinya sendiri, maka bayi mungkin tidak mendapatkan sama sekali. Ini adalah sesuatu yang penting untuk dipertimbangkan. Kebanyakan wanita hamil tidak mendapatkan cukup vitamin D ketika mereka hamil, dan itu adalah fakta yang memilukan. Jika ada wanita hamil yang mempunyai berat badan lebih atau gemuk, menghabiskan banyak waktu di dalam ruangan atau menutupi baik di luar di bawah sinar matahari, karena mungkin terlalu berat untuk berjalan pagi untuk menikmati sinar matahari, sebaiknya sebisa mungkin untuk lakukan hal tersebut. Untuk menjaga kehamilan dan dirinya dari kekurangan vitamin D.

Apa sebenarnya preeklampsia?

Preeklamsia adalah suatu kondisi kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi, kadang-kadang dengan retensi dan abnormal jumlah cairan protein dalam urin, yang dapat mengindikasikan kerusakan pada ginjal. Bahkan sedikit peningkatan tekanan darah mungkin merupakan tanda preeklamsia dan, jika tidak diobati, dapat mengakibatkan komplikasi bagi ibu dan bayi, bahkan komplikasi fatal. Preeklamsia adalah yang paling umum selama kehamilan pertama.

Perempuan dengan indeks massa tubuh (BMI) lebih besar dari 30% lebih rentan, dan orang-orang lebih dari 40 atau di bawah 18 tahun. Preeklamsia mempengaruhi antara 5 dan 8% dari kehamilan dan mungkin bertanggung jawab, bersama dengan gangguan terkait lainnya, atas kematian lebih dari 75.000 ibu setengah juta bayi per tahun. Hal ini biasanya cepat maju, dan banyak penyedia layanan menunggu terlalu lama untuk mengatasi masalah dengan tepat, jika pernah. Mungkin dokter naturopati akan lebih cocok untuk bertemu dengan ibu hamil dan berbicara tentang keprihatinan preeklampsia dan tingkat vitamin organik D bagi ibu dan bayinya itu di jalan.

Berapa banyak vitamin D yang dibutuhkan untuk ibu hamil?

Tentang seberapa kebutuhan vitamin D untuk ibu hamil sebaiknya Bunda konsultasikan dengan benar kepada Dokter atau ahli gizi yang sudah jadi referensi Bunda. Karena akan hal iini menyangkut dengan kesehatan dan kondisi kehamilan Bunda. Dari situ dapat ditakar seberapa besar kebutuhan akan vitamin D yang diperlukan untuk masa kehamilan Bunda.

Kebutuhan akan vitamin D bisa didapat dari sinar matahari pagi yang sangat baik sekali untuk kesehatan ibu hamil. Maka kebanyakan dokter atau bidan yang banyak menyarankan untuk beraktivitas pagi, seperti jalan jalan pagi sebernarnya mempunyai tujuan untuk hal tersebut. Selain alami didapatkan dari alam vitamin D yang berasal dari sinar matahari juga bagus untuk kesehatan bayi Bunda loh…tetapi yang perlu di catat adalah jam berapa untuk aktivitas tersebut dapat optimal? Nah ini yang penting, untuk batasan waktunya untuk hal ini adalah tidak boleh melampaui dari jam setengah 9 pagi, itu akan lebih baik.

“Saya sibuk, saya wanita hamil yang bekerja”, mungkin saja Bunda adalah wanita yang super sibuk sebagai wanita karir. Sesibuk apapun Bunda sebagai wanita yang penuh aktivitas sebaiknya di kurangi, demi kesehatan Bunda dan calon buah hati. Karena Bunda tentu menginginkan buah hati yang sehat dan Bunda yang sehat pula saat persalinan nanti bukan?.

Tentu ada cara lain kalau toh memang Bunda telah menjadi wanita hamil yang sudah mempunyai aktivitas rutin yang tiap pagi memang sudah harus ngantor lah, ke sekolah lah, dan lain lain. Bila hal ini memang Bunda alami, sebaiknya untukmendapatkan asupan vitamin D yang cukup adalah dengan cara makan makanan ibu hamil yang banyak mengandung vitamin D.

Konsumsi makanan ibu hamil yang banyak mengandung vitamin D

Sarapan musti harus Bunda atur semaksimal mungkin dengan nutrisi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan untuk Bunda dan calon buah hati. Dan tentunya seimbangkan dengan makanan ibu hamil yang banyak mengandung asupan vitamin D.

Dan berikut ini adalah beberapa contoh bahan makanan ibu hamil yang banyak mengandung vitamin D, pilih yang mana yang Bunda sukai, karena adakalanya seseorang yang tidak suka akan bahan makanan tertentu.

Tempe dan kacang-kacangan

tempe mengandung vitamin D untuk ibu hamil

Sumber gambar:  wikimedia.org

kacang yang banyak mengandung vitamin D untuk ibu hamil

Sumber gambar: wikimedia.org

Ikan salmon

vitamin D untuk ibu hamil

Sumber gambar: wikimedia.org

Buah Jeruk

vitamin D untuk ibu hamil

Sumber gambar: wikimedia.org

Efek kesehatan ibu hamil dari kekurangan vitamin D yang perlu Bunda ketahui

  • Vitamin D mempengaruhi kode genetik Bunda dan bekerja untuk mengobati dan menyembuhkan berbagai penyakit.
  • Penelitian mengakui hubungan antara kekurangan vitamin D dan gangguan mental seperti skizofrenia.
  • Kekurangan vitamin D memainkan menjadi gejala autisme awal.

Menjadi ibu hamil yang pandai dan cerdas adalah pilihan. Dalam menjaga kehamilan merupakan ciri ibu hamil yang cerdas. Demikian ulasan mengenai arti pentingnya vitamin D untuk ibu hamil. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Bunda. Dan terima kasih telah berkunjung dan salam Bunda sehat.