Asiknya Menghitung Tendangan Janin Dalam Kandungan

Gerakan-Janin

Sebagai tanda awal janin dapat mengalami pergerakan yaitu pada usia kandungan meninjak 4 bulan. Dalam usia tersebut janin telah terisi ruh. Bagi Bunda yang mempunyai keyakinan Islam tentunya memahami hal tersebut. Janin dalam usia tersebut ternyata sudah butuh perhatian loh Bunda. Jadi, emosi dan kesehatan ibu hamil harus di jaga agar janin tetap dapat merasakan perhatian Bunda dan juga kesehatan terjaga.

Setelah memasuki usia kandungan trimester ketiga biasanya Ibu hamil sangat menunggu aktivitas janin seperti tendangan janin, untuk memastikan janin mereka tumbuh sehat. Dan menandakan bahwa janin berkembang dengan baik dan sehat. Namun tahu kah Bunda berapa jumlah tendangan janin per hari? Karena tendangan bayi dalam kandungan dapat mendeteksi kesehatan calon buah hati Bunda.

Apakah penting menghitung tendangan janin dalam kandungan? Sebenarnya menghitung tendangan janin adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk memperkirakan kesehatan janin. Dan metode ini sangat mudah untuk dilakukan dan tidak butuh waktu khusus untuk melakukannya. Bunda dapat melakukannya di mana pun ia berada dan kapanpun. Hal ini Bunda lakukan saat ibu hamil merasakan gerakan pada janin dalam kandungan, dan saat itu juga Bunda dapat meningkatkan kedekatan yang khusus antara Bunda dengan janin yang ada dalam kandungan.

Mengetahui kapan janin mulai aktif menendang dalam kandungan

Pergerakan janin dalam kandungan sangat di pengaruhi tebal lemak dan posisi plasenta. Pada usia kehamilan 7 sampai 8 minggu sebenarnya janin sudah dapat dideteksi adanya pergerakan melalui pemeriksaan usg. Akan tetapi gerakan janin yang baru sering terjadi dapat Bunda rasakan pada usia kehamilan rata-rata 4 sampai 6 bulan atau pada trimester kedua kehamilan.

Ibu hamil yang memiliki postur tubuh yang mempunyai lemak tebal akan merasakan gerakan janin yang lebih jarang di bandingkan dengan pawakan ibu hamil yang sedang atau bahkan ideal. Dan apabila Bunda yang mengalami kehamilan untuk pertama kali umumnya juga akan lebih lambat untuk mengenali gerakan janin dibandingkan ibu dengan kehamilan kedua atau ketiga. Hal ini disebabkan oleh pengalaman hamil.

menghitung-gerakan-bayi-dalam-kandungan

Kapan waktu Bunda dapat menghitung pergerakan janin pada masa hamil? Ternyata ibu hamil dapat melakukannya setiap hari loh. Akan ada masanya pergerakan janin dan tendangan calon buah hati Bunda sangat intens terjadi. Dan penghitungan ini dapat dilakukan sejak usia kehamilan 7 bulan sampai persalinan atau trimester ketiga kehamilan.

Diabetes pada ibu hamil mempunyai resiko kehamilan yang cukup tinggi. Sangat disarankan sekali menghitung gerakan janin terutama Bunda yang pada masa kehamilan mempunyai diabetes. Selain itu, hipertensi dan preeclampsia pada masa kehamilan juga sangat dianjurkan untuk menghitung pergerakan janin. Yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan ibu hamil dan janin dapat terdeteksi apabila ada indikasi kehamilan yang buruk seperti ibu hamil yang mempunyai beberapa penyakit di atas memiliki janin cenderung lebih kecil dan lainnya.

Akan tetapi sebenarnya, untuk kehamilan yang tidak memiliki resiko pun dianjurkan untuk melakukan perhitungan gerakan janin supaya jelas pergerakan janin dalam kandungan sebagai pendeteksi kesehatan ibu hamil dan janin yang dapat Bunda konsultasikan saat berkunjung ke dokter kandungan.

Cara menghitung tendangan janin dalam kandungan Bunda

Setidaknya untuk mengawali persiapan supaya bayi dalam kandungan ada pergerakan, Bunda di sarankan untuk konsumsi makanan atau cemilan yang sehat untuk ibu hamil terlebih dahulu. Ataupun gunakan metode dengan menghentikan semua aktivitas Bunda, dan setelah itu siapkan untuk mencatat jumlah pergerakan tendangan janin. Setelah itu berbaringlah dan perhatikan serta hitung gerakan janin.

Mengetahui waktu sangat penting untuk Bunda lakukan saat mencatat waktu dimulainya aktivitas pergerakan bayi. Tendangan bayi dalam kandungan idealnya dapat Bunda merasakan tendangan atau gerakan janin sedikitnya sepuluh gerakan dalam 2 jam. Pada umumnya gerakan ini dirasakan dalam kurun waktu yang lebih singkat.

Gerakan Janin

Seperti yang sudah dibahas diatas, apabila Bunda sudah melakukan pemantauan selama kurang lebih 2 jam, namun tidak merasakan gerakan janin dalam perut Bunda, maka lakukan cara-cara yang dapat menstimulasi janin memberikan reaksi gerakan. Yaitu dengan konsumsi makanan ibu hamil yang Bunda sukai namun bukan merupakan makanan yang di larang untuk ibu hamil. Ataupun dengan aktivitas, seperti jalan atau duduk dengan sandaran di punggung atau tidur dengan posisi miring kiri karena dapat memperbaiki aliran darah ke janin yang dapat membuat janin berkembang dengan sehat.

Sebenarnya apa sih arti tendangan bayi? Pada umumnya janin akan bergerak lebih aktif pada malam hari atau mungkin malah tengah malam. Dan hal ini dapat menyebabkan Bunda terbangun dari tidurnya. Dan mengenai arti tendangan bayi dalam kandungan sebenarnya tergantung persepsi masing-masing ibu hamil. Kuat atau lemahnya gerakan janin tergantung dari bagian janin mana yang bergerak dan semua bagian mempunyai arti dalam proses mapannya bayi untuk siap menghadapi proses persalinan.

Mungkin Bunda akan beranggapan, semakin banyak terjadi pergerakan pada janin hal itu sebagai tanda bahwa janin berkembang baik dan super aktif. Dan untuk mengenai kuat lemahnya tendangan janin tergantung kepekaan Bunda dalam menilai gerakan janin, jumlah cairan ketuban atau tebalnya lemak juga sangat berpengaruh. Yang perlu Bunda perhatikan adalah bukan kuat atau lemahnya gerakan janin, tapi seberapa sering bayi bergerak.

Jangan cemas bila janin terus menendang. Sebab gerakan janin memang menunjukkan perkembangan yang baik dari sistem saraf pusat dan sistem otot tulang selama di dalam kandungan Bunda. Aktivitas pada janin ini dapat memprediksi aktivitas dan perilaku serta perkembangan mental dan motorik bayi setelah lahir. Namun gerakan dalam kandungan tidak mengartikan apakah fungsi organ-organ bayi saat lahir sempurna. Gerakan janin tetap terasa meskipun janin memiliki kelainan anatomi organ atau kelainan genetika. Hal itu yang perlu Bunda ketahui.

Demikian ulasan mengenai bagaimana menghitung pergerakan janin dan arti gerakan tersebut. Semoga artikel ini bermanfaat, dan terima kasih telah berkunjung. Dan salam Bunda sehat.