Ibu Menyusui Wajib Berikan ASI Ekslusif Sebagai Nutrisi Lengkap Yang Tiada Duanya

asi eksklusif ibu menyusui bayi

Sewaktu anak pertama Bunda Ami lahir mempunyai kisah yang agak memilukan. Setelah melalui perjalanan panjang dengan persalinan normal, Bunda selama 2 hari tidak diperkenankan untuk menyusui bayi. Dan yang anehnya lagi, si adek bayi juga tidak di kasih susu formula sebagai asupan makanannya.

Bunda sempat memprotes hal aneh tersebut. Namun, jawaban yang aneh pula yang Bunda dapatkan dari tim medis rumah sakit tersebut. Sepanjang malam, pagi, siang dan sore, anak Bunda menangis terus terusan tak henti-henti. Sebagai seorang ibu tentunya mendengar dan melihat hal tersebut tidak akan tega. Dan Bunda bermaksud untuk ke kamar tempat bayi Bunda di hangatkan, namun jawaban sama dan anehnya kembali Bunda dapatkan bahwa adek bayi tidak apa apa kalau tidak di kasih asupan makanan walaupun dua hari. Spontan saja Bunda langsung ambil adek bayi, trus Bunda susui dengan ASI, alhasil, adek bayi, diem tidak pernah nangis lagi. Dan yang lebih saya sangat senang adalah tidak muntah lagi.

Bunda tidak akan mengkritisi masalah tenaga medis yang begitu ahli untuk melakukan standar operasional prosedur, hanya saja Bunda ingin member saran kepada Bunda dan calon Bunda lainnya bahwa betapa pentingnya ASI untuk asupan nutrisi untuk si buah hati. Tidak hanya itu, ASI yang di berikan waktu pertama kali bayi di lahirkan mempunyai nilai kedekatan dan psikis serta naluri bayi yang sangat baik.

Kandungan luar biasa dalam ASI yang perlu Bunda tahu

Perlu Bunda ketahui bahwa kekayaan gizi yang terkandung dalam ASI sangatlah banyak. Protein yang terdapat pada ASI lebih mudah diserap dan tahan terhadap suasana asam sehingga mempercepat pengosongan lambung. Tidak hanya itu, komponen untuk daya tahan tubuh bayi jauh lebih banyak pada protein tersebut.

Sejatinya sangat tidak di anjurkan untuk Bunda menggunakan susu sapi pada bayi baru lahir karena kemampuan ginjal bayi manusia tidak sanggup untuk mengendalikan kadar elektrolit berlebih di dalam tubuh, terutama jika susu tersebut terlalu kental. Oleh karena itu, apapun alasannya ASI merupakan hal pertama yang sangat layak diberikan setelah bayi baru lahir.

Dalam pemberian susu formula untuk bayi diperbolehkan dengan sejumlah pertimbangan, seperti gangguan metabolisme pada bayi, bayi lahir prematur, dan bayi dengan risiko kekurangan gula di dalam darahnya, hal itu dapat terjadi pada bayi juga loh Bunda. Atau ASI tidak diperbolehkan diberikan pada kondisi sang Ibu sakit berat atau membutuhkan penghentian sementara ASI oleh karena kontraindikasi, maka susu formula diperbolehkan untuk diberikan kepada bayi. Dan kontraindikasi dari ASI dari kasus di atas adalah ibu hamil terinfeksi HIV atau herpes simpleks yang terjadi pada payudara sang Ibu.

Miris Bunda melihat data yang menerangkan bahwa jumlah bayi yang mendapatkan ASI ekslusif tidaklah banyak. Dari 95% bayi yang baru lahir pernah mendapatkan ASI, namun yang menyedihkan adalah hanya 32% yang melanjutkannya hingga 6 bulan yang merupakan fase sangat penting untuk diberikan kepada bayi yang baru lahir yang di sebut dengan ASI ekslusif.

asi-eksklusif

Peran penting ASI pertama kali sangat penting, ketika bayi baru lahir sudah kehilangan akses langsung zat makanan dari ibu yang disebabkan karena sudah diputusnya tali pusat yang menghubungkan antara keduanya. Maka bertahan hidupnya bayi baru lahir akan menjadi tergantung dari zat makanan yang sesuai dengan kemampuan sang bayi. Yang tiada lain adalah ASI, bukan susu sapi yang di taruh dalam dot.

Menurut hukum medis kesehatan ibu hamil dan menyusui bahwa air susu ibu atau ASI dibagi dalam 3 yang berdasarkan dari waktu pencapaiannya. Adalah kolostrum, ASI perlaihan, dan ASI matur. Kandungan air susu ibu pada waktu pertama kali menyusui lebih banyak berupa air atau foremilk, untuk kandungan lemak baru dikeluarkan pada komposisi selanjutnya atau sering di sebut dengan hindmilk. Nutrisi yang terkandung dalam hindmilk jauh lebih baik. Oleh karena itu, kenapa bayi saat menyusui harus ada waktu untuk mendapatkan ASI yang terbaik, kurang lebih Bunda dapat melakukannya setengah jam untuk menyusui buah hati.

Pemberian air susu ibu atau ASI Bunda harus berikan setidaknya diberikan selama 6 bulan sejak bayi tepat baru lahir dan masih disarankan sampai 2 tahun lamanya. Kebutuhan akan nutrisi dan energi untuk bayi dapat terpenuhi hanya dari ASI, dan akan sekali kelihatan sekali tumbuh kembangnya bila Bunda perhatikan dalam kurun waktu 1 sampai 3 bulan umur bayi.

Setidaknya setelah bayi memasuki umur 6 bulan sudah dapat mulai diberikan makanan sehat untuk bayi sebagai pendamping ASI. Namun, Bunda juga harus perhatikan makanan bayi tersebut baik atau tidak dan diperbolehkan atau tidak untuk di konsumsi.

Ketika buah hati Bunda sudah mulai bisa duduk, tengkurap, lalu mencondongkan tubuh ke arah makanan saat lapar, dan tumbuh gigi adalah tanda sangat penting bahwa bayi perlu makanan sehat sebagai pendamping air susu ibu. Penambahan waktu menyusui juga sangat penting untuk Bunda perhatikan. Yang bertujuan untuk menjamin daya tahan tubuh anak, sekaligus membantu ibu mempersiapkan kehamilan berikutnya dengan agar lebih matang. Apabila Bunda menginginkan atau mempunyai program untuk hamil kembali.

Antara ASI eksklusif dan susu formula

Ada yang paling baik, kenapa harus memberikan yang baik? Hal itu sesuai dengan pemberian nutrisi makanan untuk bayi antara ASI dan susu formula.

Untuk pemberian susu formula untuk bayi sebenarnya hal ini Bunda lakukan seperti yang di jelaskan di atas bahwa terjadi yang tidak memungkinkan untuk memberikan ASI kepada buah hati. Seperti, sang ibu terkena panyakit berat, misalkan terjangkit virus HIV, atau herpes pada puting susu. Dalam masalah tersebut pemberian susu formula baru sangat disarankan untuk di berikan. Namun, apabila kesehatan ibu menyusui dalam kondisi baik, maka ASI sangat wajib untuk diberikan sebagai makanan lengkap untuk bayi.

ibu-menyusui

ASI merupakan bahan makanan sehat yang sangat penting untuk buah hati Bunda. Kandungan laktosa dan protein yang terdapat pada foremilk saat Bunda menyusui pertama kali dan lemak sebagai bahan baku cadangan energi dan pembentukan otak terdapat pada hindmilk. Bahan nutrisi seperti laktase, enzim pemecah laktosa, turut terkandung di dalam ASI sehingga tidak perlu khawatir jika laktase di dalam tubuh bayi Bunda kurang.

Hasil fermentasi laktosa yang di lakukan oleh Lactobacillus sp turut juga membantu pembentukan suasana asam di usus besar bayi, sehingga racun dan bakteri akan mati dan peningkatan penyerapan kalsium serta kekebbalan tubuh bayi pun dapat terjaga dengan baik.

Pemberian ASI eksklusif menjadi penting mengingat manfaatnya yang sangat besar bagi tumbuh kembang buah hati Bunda. Faktor yang menjadi ASI wajib diberikan adalah karena belum matangnya organ tubuh pada bayi, terutama saluran cerna, daya tahan tubuh, dan organ lainnya dalam mengolah zat-zat yang masuk ke dalam tubuh bayi, menjadikan ASI sebagai satu-satunya makanan yang cocok untuk buah hati yang sangat tepat untuk diberikan.

Demikian ulasan penting tentang ASI sebagai nutrisi penting untuk bayi yang penting untuk diberikan masa terbaik, yaitu 6 bulan setelah kelahiran atau ASI eksklusif. Semoga artikel ini bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung. Dan salam Bunda sehat.