Tehnik Alami Memilih Jenis Kelamin Bayi dalam Merencanakan Kehamilan

Memilih Jenis Kelamin BayiDi lihat dari judul dalam artikel griyabunda.com kali ini memang banyak mengundang pertanyaan. Apakah hal tersebut bisa Bunda lakukan sebagai pasangan suami istri yang menginginkan jenis kelamin yang sesuai dengan harapan Bunda dan suami?.

Melihat tidak sedikit pasangan suami istri yang merasa agak mengalami kekecewaan tentang jenis kelamin bayi yang tidak sesuai dengan yang diharapkan. Dengan tips merencanakan kehamilan yang tepat akan menghasilkan keingingan Bunda yang menginginkan kesehatan ibu hamil salah satunya menginginkan jenis kelamin bayi.

Dan umumnya mereka tak begitu memikirkan apakah kelak sang buah hati berjenis kelamin laki-laki atau perempuan. Yang penting, jabang bayi lahir sehat tanpa kurang apa pun. Hal tersebut merupakan anugerah yang terindah yang tidak ternilai harganya. Mungkin kasus ini terjadi pada masa kehamilan pertama yang tidak begitu memikirkan tentang jenis kelamin bayi.

Setelah berjalannya waktu, ketika merencanakan kehamilan yang kedua Bunda akan mulai muncul harapan dan keinginan yang besar untuk dikaruniai momongan yang berjenis kelamin berbeda. Harapan pupus setelah melihat kenyataan begitu lahir ternyata anak kedua mempunyai jenis kelamin sama dengan anak pertama.

Dalam merencanakan proses kehamilan yang selanjutnya pun Bunda masih berharap-harap, mungkin anak ketigalah yang jenis kelaminnya yang sesuai dengan keingingan Bunda dan suami.

Dalam perkembangan ilmu kesehatan ibu hamil dan anak sekarang Bunda selain dapat merencanakan kehamilan juga dapat memilih jenis kelamin bayi sesuai dengan harapan dan keinginan Bunda.

Sebenarnya, dalam memilih jenis kelamin bayi bukanlah hal 100 persen mutlak mendapatkannya. Namun dengan metode kesehatan tentang memilih jenis kelamin bayi bertujuan untuk memperbesar peluang dan kemungkinan mendapatkan bayi dengan memilih jenis kelamin bayi yang diinginkan.

Metode Shettle untuk memilih jenis kelamin bayi

Metode ini merupakan metode alami yang sangat mudah untuk Bunda lakukan dalam sehari-hari. Banyak hal penting yang harus Bunda perhatikan dalam memilih metode ini. Sangat simple dan sederhana, hal yang perlu di perhatikan dalam metode ini adalah:

Dengan mengetahui waktu subur Bunda

Tahukah Bunda bahwa sperma perempuan kromosom X memiliki gerakan yang lambat. Akan tetapi ia bisa bertahan hidup lama. Dan sperma pada laki-laki kromosom Y mampu bergerak cepat meski masa hidupnya lebih singkat. Dan layaknya sebuah lomba, sperma yang mempunyai pergerakan yang lebih cepat bergerak tentu yang akan jadi pemenangnya.

Yang perlu digaris bawahi adalah waktu berhubungan intim disinyalir dapat memengaruhi jenis kelamin janin bayi. Apabila waktu berhubungan intim semakin dekat ke masa masa ovulasi, yaitu 1-2 hari sebelum masa subur, diharapkan sperma Y akan lebih cepat bergerak menuju sel telur. Dan kemungkinan besar janin akan berjenis kelamin laki-laki. Namun sebaliknya, bila aktivitas seksual dilakukan jauh hari sebelum masa ovulasi, yaitu 2-3 hari sebelum masa subur dan tak berhubungan intim menjelang masa subur, diharapkan jenis kelamin yang terbentuk adalah perempuan.

Memilih Jenis Kelamin Bayi

Alasan nya adalah dikarenakan sperma Y telanjur mati lantaran masa hidupnya singkat. Sementara, sperma yang akhirnya berhasil menuju sel telur adalah X karena ia mampu bertahan hidup meski bergerak lambat.

Sangat disarankan untuk Bunda yang merencanakan kehamilan agar melakukan pemeriksaan ke dokter atau bidan untuk mengetahui masa subur yang lebih akurat. Cara yang sangat mudah pun dapat Bunda dapat lakukan di rumah sendiri dengan cara memeriksa lendir serviks atau ukuran suhu basal badan Bunda.

Mengetahui pH bagian kewanitaan dan atur posisi hubungan intim

Kenapa harus demikian? Karena pH pada organ vital wanita berperan dalam proses pembuahan. Jika pH semakin basa cenderung menghasilkan janin berjenis kelamin laki-laki. Namun apabila pH yang lebih asam cenderung menghasilkan janin perempuan.

Dalam memberikan suasana pH alat vital yang basa, dalam posisi hubungan intim yang dianjurkan adalah penetrasi semakin dalam ke arah serviks. Sementara penetrasi yang lebih ke arah luar, cenderung menciptakan suasana asam, yang artinya peluang memperoleh anak perempuan lebih besar.
Sementara untuk mengontrol dalam-tidaknya penetrasi, posisi yang dianjurkan adalah posisi misionaris untuk menciptakan pH asam. Lalu, posisi rear-entry untuk menciptakan pH basa.

Pintar memilih Makanan

Makanan yang dikonsumsi Bunda dalam merencanakan kehamilan dapat menimbulkan suasana asam atau basa. Hal ini akan terkait dengan kemungkinan jenis kelamin janin, apakah laki-laki atau perempuan. Makanan yang cenderung mengandung asam dinilai dapat berkontribusi dalam menentukan jenis kelamin perempuan. Seperti apakah makanan tersebut?.

Bahan makanan yang asam di antaranya mengandung unsur garam atau kalsium dan magnesium. Makanan tersebut ada banyak terdapat pada sayur sayuran dan yoghurt.

Sebaliknya, makanan yang cenderung mengandung basa disinyalir dapat ikut menentukan jenis kelamin laki-laki. Makanan yang relatif memiliki lingkungan basa adalah yang mengandung unsur natrium dan kalium. Bahan makanan yang meyediakan bahan nutrisi tersebut adalah, daging dan buah-buahan.

Bunda rasa hal metode tersebut sangat mudah untuk patut dicoba untuk memilih jenis kelamin bayi yang sesuai dengan keinginan Bunda. Banyak konsultasikan juga pada dokter Bunda tentang hal ini supaya mendapatkan pemantauan yang ekslusif dalam merencanakan kehamilan dan memilih jenis kelamin bayi yang sesuai harapan Bunda.

Demikin artikel tentang memilih jenis kelamin bayi, semoga artikel ini bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung. Dan salam Bunda sehat.