Cara Menghitung Masa Subur Yang Alami Dengan Benar

Cara Menghitung Masa Subur

Memastikan masa subur merupakan sesuatu hal yang penting untuk Bunda lakukan. Tujuan inti dari menghitung masa subur dalam merencanakan kehamilan adalah dalam kondisi masa subur akan memudahkan antara sperma pada laki-laki bertemu dengan sel telur pada wanita.

Cara alami menghitung masa subur dapat Bunda lakukan dengan menggunakan sistem kalender apabila Bunda memiliki siklus menstruasi yang teratur pada setiap bulannya. Pada perhitungan masa subur pada sistem kalender juga dapat memberikan peluang besar untuk terjadinya sebuah kehamilan. Yang Bunda lakukan dengan sistem ini adalah dengan mencatat siklus menstruasi anda dalam 3 bulan terakhir berturut-turut atau tanggal hari pertama kali datang haid.

Sebagai catatan kecil apabila seorang wanita dengan siklus menstruasi yang tidak teratur akan sulit untuk menghitung masa subur dengan cara ini.

Untuk perhitungan masa subur dengan cara ini didasarkan masa subur atau saat ovulasi yang terjadi pada hari ke 14 dari menstruasi yang akan datang dan dikurangi 2 hari karena sperma pada laki-laki dapat hidup selama 48 jam setelah ejakulasi serta ditambahkan 2 hari karena sel telur pada wanita dapat hidup 24 jam setelah ovulasi atau pembuahan.

Mengetahui siklus haid Bunda adalah hal yang harus Bunda lakukan. Karena di sini adalah letak ke akuratannya menghitung masa subur Bunda. Misalkan saja siklus haidnya berjumlah 28 hari dan haid terakhirnya terjadi jatuh pada tanggal 1, maka tanggal haid bulan berikutnya adalah tanggal 28.

Dan dengan demikian, perkiraan waktu ovulasi Bunda adalah di tengah – tengah antara periode haid yakni tanggal 13, 14 atau 15. Jadi, masa subur berada pada sekitar tanggal 12 hingga tanggal 16.

Tanda penting yang harus di ketahui dalam proses ovulasi atau pembuahan

Perubahan-perubahan atau tanda ovulasi setelah berhubungan intim, maka Bunda dapat melihat perubahan-perubahan tersebut yang terjadi pada anggota tubuh Bunda. Dan di bawah ini adalah indikasi bahwa ovulasi itu telah terjadi akan Bunda jelaskan secara lengkapnya berikut ini.

Yang pertama kali, coba Bunda lihat pada sekitar alat vital, disana akan terlihat lendir rahim. Hal tersebut merupakan penjelasan dari hormon kewanitaan Bunda atau estrogen telah mencapai puncaknya pada saat ovulasi terjadi dan memengaruhi lendir rahim.

Dan menjelang ovulasi terjadi biasanya lendir rahim jadi agak encer dan bila disentuh dengan tangan Bunda akan merasakan lendir yang membentuk benang dan berwarna bening di sekitar area alat vital.

Yang kedua, Bunda dapat merasakan peningkatan suhu badan yang tidak biasa, dan biasanya lagi suhu badan akan meningkat menjelang dan sesudah masa ovulasi karena pengaruh hormon progesteron pada wanita.

Cara Menghitung Masa Subur

Dan yang ketiga atau yang terakhir memeriksa dengan alat tes ovulasi. Alat tersebut saat ini juga sudah dijual bebas diapotik atau toko obat di sekitar rumah Bunda. Alat untuk menilai masa subur yaitu test prediksi masa subur atau ovulasi. Bila Bunda tidak tau namanya dengan pasti bisa bertanya kepada petugas apotik atau toko obat tersebut kemungkinan besar akan mengetahui alat ini.

Sebenarnya alat test ini bekerja untuk mengukur kadar hormone LH yang dihasilkan saat ovulasi. Cara penggunaan alat ini juga hampir sama seperti test kehamilan tetapi tentu saja harganya lebih mahal.

Dengan mengetahui kapan masa subur Bunda, dapat membantu Bunda yang berencana mempunyai anak dan juga sekaligus sebagai metode Keluarga Berencana atau kontrasepsi yang natural untuk yang masih mau menunda kehamilan, jangan melakukan hubungan seksual pada saat subur.

Demikian ulasan penting mengenai bagaimana menghitung masa subur pada wanita secara alami untuk memperbesar kemungkinan terjadinya kehamilan. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Bunda terapkan dan terima kasih telah berkunjung. Dan salam Bunda sehat.