6 Pemeriksaan Kehamilan Yang Wajib Dilakukan Ibu Hamil

pemeriksaan-kehamilan

Dalam masa kehamilan Bunda, berapa kali sudah Bunda melakukan pemeriksaan kehamilan ke dokter? Dan sebenarnya dalam usia kehamilan yang memiliki trisemester kehamilan, berapa kali baiknya melakukan pemeriksaan kehamilan?.

Pemeriksaan kehamilan baiknya dilakukan paling sedikit empat kali selama kehamilan. Yang pertama dilakukan pada waktu Bunda merasa terlambat datang bulan. Kenapa hal itu harus Bunda lakukan, hal ini untuk memastikan tentang kehamilan Bunda. Walaupun mungkin Bunda sendiri telah melakukan pemeriksaan menggunakan test kehamilan.

Pemeriksaan kehamilan yang kedua adalah pada usia semester kedua kehamilan. Yaitu pada usia kehamilan menginjak 4 sampai 6 bulan. Yang ketiga dan keempat pemeriksaan kehamilan Bunda lakukan pada semester akhir usia kehamilan, yaitu pada usia kehamilan 7 sampai 9 Bulan.

Sebenarnya pemeriksaan kehamilan di atas merupakan pemeriksaan minimal yang harus Bunda lakukan selama kehamilan berlangsung. Seandainya Bunda melakukannya lebih dari itu, maka akan lebih bagus. Yaitu dalam usia kehamilan 4 sampai 9 bulan dalam setiap bulannya melakukan pemeriksaan yang bertujuan untuk mengetahui kesehatan ibu hamil dan perkembangan janin lebih terjaga dalam setiap bulannya.

6 pemeriksaan kehamilan yang wajib dalam konsultasi ke dokter, rumah sakit, atau puskesmas

Untuk menunjang dan mengetahui kesehatan ibu hamil dan janin dalam kandungan tentunya perlu ada perlakuan yang wajib di lakukan pada saat Bunda datang ke dokter atau bidan. Hal ini untuk mengetahui pasti perubahan, kenaikan dan sebagainya yang terjadi pada perubahan-perubahan ibu hamil dalam setiap masa kehamilannya.

Dan di bawah ini adalah beberapa pemeriksaan wajib yang harus Bunda dapatkan setiap Bunda pergi ke dokter atau bidan untuk melakukan pemeriksaan kehamilan Bunda.

Pengukuran tinggi badan dan penimbangan berat badan

Untuk pengukuran tinggi badan ibu hamil dilakukan hanya satu kali saja. Bila tinggi bidan kurang dari 145 cm, maka faktor resiko panggul sempit. Dan kemungkina sulit melahirkan dengan normal. Namun hal ini dapat berkonsultasi dengan dokter dan bidan resiko apa saja yang harus Bunda hadapi. Yang perlu Bunda ingat adalah semua wanita hamil dapat melahirkan dengan normal. Silahkan baca pada artikel sebelumnya tentang “semua wanita hamil dapat melahirkan dengan normal”.

Sedangkan untuk penimbangan berat badan ibu hamil di lakukan rutin setiap kali melakukan pemeriksaan kehamilan. Memasuki bulan ke 4 sampai dengan 9 kenaikan berat badan ibu hamil yang ideal adalah paling sedikit satu kilogram dalam setiap bulannya.

Pengukuran tekanan darah atau tensi

Untuk pengukuran tekanan darah juga harus Bunda lakukan secara rutin setiap melakukan pemeriksaan kehamilan. Tekanan darah normal adalah 120/80 mmHg. Bila tekanan darah lebih besar atau sama dengan 140/90 mmHg, bisa di mungkinkan ada faktor resiko hipertensi atau tekanan darah tinggi dalam kehamilan.

pemeriksaan-kehamilan

Pengukuran lingkar lengan atas ibu hamil

Ternyata dalam pengukuran lingkar lengan atas ibu hamil dapat di ketahui beberapa indikasi yang sangat beresiko bagi ibu hamil. Apabila ukuran lingkar lengan atas kurang dari 23, 5 cm, hal ini menunjukan ibu hamil tersebut menderita kurang energi kronis biasa di sebut dengan KEK. Dan resiko yang di timbulkan adalah melahirkan bayi berat lahir rendah.

Pengukuran tinggi rahim

Pengukuran tinggi rahim mempunyai tujuan untuk melihat pertumbuhan janin dalam kandungan, apakah sesuai dengan usia kehamilan atau tidak.

Penentuan letak janin dan perhitungan denyut jantung janin

Hal tersebut Bunda lakukan pada trimester ketiga usia kehamilan. Apabila pada usia tersebut bagian bawah janin bukanlah kepala atau kepala belum masuk panggul, kemungkina ada kelainan letak ataupun ada masalah lain. Sehingga pada saat konsultasi dapat di tanyakan dengan dokter atau bidan.
Untuk perhitungan denyut jantung janin kurang dari 120 kali/menit atau lebih dari 160 kali/menit maka hal ini menunjukan hal yang tidak baik yang terjadi pada janin Bunda.

Penentuan status imunisasi Tetanus Taksoid ( TT )

Untuk imunisasi ibu hamil yang ini hanya bila di perlukan saja atau mendapat rekomendasi dari dokter atau bidan atau petugas medis lain yang berwenang yang bertujuan untuk mencegah tetanus pada ibu hamil dan bayinya kelak.

Demikian artikel mengenai pemeriksaan kehamilan yang layak Bunda dapatkan dalam setiap melakukan konsultasi ke dokter, bidan atau tempat medis lainnya. Supaya kesehatan ibu hamil dan janin dapat terkontrol dengan baik dengan adanya penanganan yang cepat walaupun dengan di temukannya gangguan-gangguan kehamilan yang tidak diinginkan dapat mendapatkan penanganan dengan cepat dan tepat.

Semoga artikel ini bermanfaat sebagai wawasan dan pedoman Bunda dalam mengarungi masa kehamilan. Dan terima kasih telah berkunjung dan salam Bunda sehat.