Awas Ancaman Kanker Rahim Jangan Berhubungan Seks Terlalu Dini

Mengapa hubungan seks terlalu dini sangat tidak dianjurkan? Karena pada idealnya berhubungan seks sebaiknya dilakukan setelah seorang wanita benar-benar matang. Ukuran kematangan bukan hanya dilihat dari ia sudah menstruasi atau belum. Tapi juga bergantung pada kematangan sel-sel mukosa. Lebih dari itu, umumnya sel-sel mukosa baru matang setelah wanita tersebut berusia 20 tahun ke atas.

Bukan berarti dalam konteks ini berhubungan seks dilakukan secara bebas. Yang lebih ideal lagi seseorang melakukan hubungan seks dengan pasangannya. Yaitu sudah diikat dalam tali perkawinan yang sah.

kanker rahim

Wanita yang menjalin hubungan seks pada usia remaja sangat rawan bila dilakukan di bawah usia 16 tahun. Hal ini berkaitan dengan kematangan sel-sel mukosa pada serviks pada wanita. Yang perlu diketahui pada usia muda terdapat sel-sel mukosa pada serviks belum matang. Masih rentan terhadap rangsangan sehingga tak siap menerima rangsangan dari luar. Termasuk zat-zat kimia yang dibawa sperma.

Lain hal bila hubungan seks dilakukan kala usia sudah di atas 20 tahun, dimana sel-sel mukosa tak lagi terlalu rentan terhadap perubahan. Nah, karena masih rentan, sel-sel mukosa bisa berubah sifat menjadi kanker. Sel-sel tersebut mempunyai sifat sel yang selalu berubah setiap saat, dapat mati dan tumbuh lagi secara tiba-tiba. Adanya rangsangan yang masuk bisa saja sel yang tumbuh lebih banyak dari sel yang mati, sehingga perubahannya tak seimbang lagi. Kelebihan sel ini akhirnya bisa berubah sifat menjadi sel kanker.

Tips dan kiat mencegah kanker rahim sejak dini

Rasa ngeri langsung terbayang begitu mendengar kata kanker rahim. Penyakit ganas ini menduduki peringkat atas sebagai pembunuh. Tapi, tak perlu khawatir bila sejak awal kita sudah melakukan pencegahan secara bertahap. Caranya dengan mencegah dengan terpaparnya apa dan bagaimana yang menyebabkan risiko terjadinya kanker tersebut. Dan masih banyak wanita yang malas memeriksakan diri ke dokter kandungan, walaupun sudah mengetahui bahkan memiliki berbagai keluhan.

Berikut ini adalah sejumlah tips dan kiat penting mencegah kanker rahim secara dini, sebaiknya disimak dengan baik.

Menjaga kebersihan alat vital

Menjaga kebersihan organ intim kewanitaan memang sangat penting untuk dilakukan. Membersihkan organ kewanitaan menggunakan obat-obatan atau antiseptik tertentu boleh dilakukan, namun jangan terlalu sering melakukannya. Kebiasaan membersihkan alat vital tersebut dapat menimbulkan gejala kanker serviks loh Bunda. Penggunaan baik obat cuci organ intim, antiseptik, sabun maupun deodoran dapat menyebabkan iritasi di area serviks.

Menjaga kebersihan alat vital wanita

Sebab iritasi yang berlebihan dan terlalu sering akan merangsang terjadinya perubahan sel, yang akhirnya jadi kanker. Sebaiknya pencucian vagina dengan bahan-bahan kimia tak dilakukan secara rutin. Kecuali apabila ada indikasi, misalnya, infeksi yang memang memerlukan pencucian dengan zat-zat kimia. Itu pun seharusnya atas saran dokter.

Jangan melakukan seks bebas

Bagaimanapun juga berhubungan seks secara bebas tidak dibenarkan. Dan sangat di haramkan karena sangat berbenturan dengan norma agama. Kanker serviks dapat muncul pada wanita dengan cara berganti-ganti pasangan atau melakukan seks bebas. Kemungkinan kecil hal ini terjadi atau kanker serviks akan menjauh apabila melakukan hubungan seks hanya dengan pasangannya, dan pasangannya pun tak melakukan hubungan seks dengan orang lain.

Melakukan hubungan seks secara bebas atau berganti-ganti pasangan kemungkinan tertularnya penyakit kelamin, salah satunya Human Papilloma Virus (HPV). Virus ini akan mengubah sel-sel di permukaan mukosa hingga membelah menjadi lebih banyak. Semakin banyak dan bertambah banyak dan tidak sesuai dengan kebutuhan tubuh Bunda, akan tumbuh menjadi kanker yang menakutkan.

Melakukan diet rendah lemak

Tumbuh berkembangnya kanker juga dapat berkaitan erat dengan pola makan seseorang. Wanita yang banyak mengkonsumsi lemak akan jauh lebih berisiko terkena kanker endometrium atau badan rahim.

Melakukan diet rendah lemak

Karena lemak memproduksi hormon estrogen pada wanita, sementara endometrium yang sering terpapar hormon estrogen mudah berubah sifat menjadi kanker. Dan untuk usaha pencegahan timbulnya kanker endometrium ini, sebaiknya menghindari mengkonsumsi makanan berlemak tinggi. Sebisa mungkin konsumsi makanan yang sehat dan segar. Berat badan yang ideal juga menunjang agar terhindar dari penyakit ini.

Kekurangan nutrisi vitamin C

Wanita jangan sampai tidak memperhatikan untuk mengkonsumsi nutrisi yang satu ini. Bahan makanan yang banyak mengandung lemak dapat membuat orang lupa akan nutrisi yang terkandung didalamnya. Zat gizi atau nutrisi yang dibutuhkan tersebut adalah vitamin C.

Padahal, kekurangan vitamin C dapat menyebabkan timbul kanker serviks. Vitamin C dapat memperbaiki atau memperkuat mukosa di serviks. Nah, jika kekurangan zat-zat gizi tersebut akan mempermudah rangsangan sel-sel mukosa tadi menjadi kanker. Nutrisi sehat vitamin C terdapat dalam buah-buahan khususnya buah yang mempunyai warna oranye. Seperti mangga, papaya, markisa dan lain sebagainya.

Keterlambatan mencari pasangan secara resmi atau menikah

Wanita yang tidak atau terlambat menikah bisa berisiko terkena kanker ovarium dan kanker endometrium. Wanita tersebut akan terus-menerus mengalami ovulasi tanpa jeda. Yang menyebabkan rangsangan terhadap endometrium pun terjadi terus-menerus. Dan akan mengakibatkan sel-sel di endometrium berubah sifat jadi kanker.

Ada lagi, resiko yang akan dihadapi wanita menikah yang tidak mau mempunyai anak. Karena ia pun akan mengalami ovulasi terus-menerus. Dan upaya pencegahannya adalah dengan menikah dan hamil.

Dan dapat juga dilakukan dengan mengkonsumsi pil KB. Penggunaan pil KB akan mempersempit peluang terjadinya ovulasi. Apabila sejak usia 15 tahun hingga 45 tahun dia terus menerus ovulasi, kemudian 10 tahun ia ber-KB, maka masa ovulasinya lebih pendek dibandingkan terus-menerus. Dan terbukti, bahwa penggunaan pil KB sebagai alat kontrasepsi dapat menurunkan kejadian kanker ovarium sampai 50 persen.

Tinggalkan rokok

Tinggalkan rokok dan jauhi pola hidup tidak sehat

Pola hidup yang tidak sehat sebaiknya Bunda buang jauh-jauh. Dan peringatan paling penting buat wanita khusus untuk tipe perokok. Selain dapat mengakibatkan penyakit pada paru-paru dan jantung, kandungan nikotin dalam rokok pun bisa mengakibatkan kanker serviks. Kandungan nikotin didalam rokok akan mempermudah semua selaput lendir sel-sel tubuh bereaksi atau menjadi terangsang, baik pada mukosa tenggorokan, paru-paru, juga yang sangat lebih membahayakan adalah serviks.

Memang tidak diketahui pasti seberapa banyak jumlah nikotin dikonsumsi yang bisa menyebabkan kanker serviks. Namun, mengapa Bunda harus ambil risiko untuk tetap merokok? Akan lebih baik tinggalkan segera rokok jika kita ingin terbebas dari kanker.

Demikian kiat dan tips penting mengatasi kanker rahim yang sekiranya sangat penting untuk kita pahami. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Bunda sebagai wacana mengenai bahaya, penyebab serta cara mengatasi kanker serviks yang begitu membahayakan. Terima kasih telah berkunjung dan salam Bunda sehat.