Cara Mengatasi Bayi Sungsang

Perasaan bahagia tentunya menyelimuti Bunda karena sebentar lagi anda akan memiliki buah hati. Bunda yang sudah menjadi calon ibu akan menjadi ibu yang sesungguhnya. Bagi pasangan anda yang saat ini menjadi calon ayah akan menjadi ayah yang sesungguhnya. Akan tetapi, bagaimana jika calon buah hati Bunda ternyata bayi sungsang?.

Bayi Sungsang

Dalam hal ini bagaimana jika kehamilan Bunda ternyata kehamilan sungsang? Jangan sampai kehadiran buah hati ke dunia jadi terganggu. Pada artikel ini akan membahas seputar tentang penyebab bayi sungsang dan cara membalik bayi sungsang agar normal kembali. Berikut pembahasan tentang bayi sungsang.

Fakta tentang Bayi Sungsang

Bayi sungsang ternyata mengandung beberapa mitos di dalamnya. Di daerah Kabupaten Banyumas provinsi Jawa Tengah, bayi sungsang disebabkan karena memasak dengan menggunakan kayu bakar namun menggunakan kaki ketika mendorong kayu tersebut.

Terlepas dari itu semua, berikut beberapa penyebab mengapa kehamilan kita menjadi kehamilan sungsang. Bayi sungsang atau kehamilan sungsang ialah posisi dimana sang jabang bayi yang berada di dalam rahim berada pada posisi kepala diatas dan pantat serta kaki bayi berada di bawah. Pada persalinan normal, kaki dan pantat akan keluar terlebih dahulu dibandingkan kepala pada posisi normal. Kehamilan sungsang ini biasanya terjadi pada perkembangan janin pada bulan kelima hingga bulan ketujuh.

Menurut pengertian normal, kehamilan sungsang ialah kaki berada dibawah dan kepala diatas (pada proses persalinan), namun ternyata bayi sungsang memiliki beberapa tipe:

kehamilan sungsang

1. Frank breech. Frank breech merupakan posisi sungsang dimana pantat bayi berada di posisi bawah dan kaki sang jabang bayi lurus di depan tubuh bayi namun dekat dengan kepala bayi.

2. Complete breech. Complete breech merupakan posisi sungsang dimana pantat bayi berada di posisi bawah namun kaki bayi menekuk dengan pantat bayi.

Breech-Position

3. Incomplete breech. Incomplete breech merupakan posisi sungsang dimana satu kaki berada di bawah namun kepala bayi berada di atas.

Layaknya tipe bayi sungsang yang beragam, penyebab bayi sungsang atau kehamilan sungsang ternyata juga sangat beragam. Berikut beberapa penyebab bayi sungsang:

1. Bentuk rahim sang ibu tidak sempurna. Bentuk rahim yang tidak sempurna bisa disebabkan karena kecelakaan dan lain yang sebagainya.

2. Usia ibu hamil. Usia kehamilan diatas 35 tahun ternyata juga bisa menyebabkan kehamilan sungsang.

Jika Bunda saat ini merupakan salah satu ibu dengan kehamilan sungsang, maka anda tidak perlu khawatir karena bayi sungsang bisa “dibalik” sehingga kembali pada posisi persalinan normal. Berikut beberapa yang bisa Bunda lakukan:

External Chepalic Version

1. External Chepalic Version. External Chepalic Version atau yang disingkat EVC merupakan salah satu yang dapat dilakukan jika Bunda memiliki kehamilan sungsang. EVC dilakukan dengan cara memberikan tekanan yang kuat pada perut dan tangan Bunda sehingga bayi akan berubah posisinya menjadi dibawah.

2. Melakukan olahraga. Olahraga ringan dan teratur seperti berjalan sekitar 30 menit setiap harinya ternyata dapat membuat kehamilan menjadi normal kembali.

breech tilt

3. Lakukan breech tilt. Berbaringlah Bunda di lantai dan taruh kedua kaki diatas kursi. Lakukan selama 15 menit. Hal tersebut akan membuat kehamilan sungsang menjadi kehamilan normal.

Demikianlah beberapa fakta dan hal yang berkaitan dengan bayi sungsang. Bayi sungsang bukanlah sesuatu yang buruk karena hal tersebut normal terjadi. Lakukan tips-tips yang ada diatas. Jika masih tetap saja si jabang bayi ada dalam posisi sungsang, maka lakukan operasi caesar.